BREBES, Dinamikanews.net – Krisis air bersih akibat kemarau panjang masih dirasakan warga Dukuh Igirbatu, Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes bersama Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (ASLINMAS) Kabupaten Brebes menyalurkan bantuan sebanyak 50 ribu liter air bersih pada Kamis (15/10/2026).
Bantuan tersebut disalurkan kepada warga yang selama berbulan-bulan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Sejumlah sumur dilaporkan mengering, sementara pasokan air dari jaringan PAM belum mengalir secara normal.
Tanggapan Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes mengenai bantuan air bersih untuk warga Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, disampaikan oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Brebes, Hendrik Murbawan, S.H., M.H., pada Kamis, 15 Oktober 2026.
Salah satu pernyataan Hendrik yang diberitakan media adalah:
“Kejaksaan tidak hanya mengurusi persoalan hukum, tetapi juga peduli terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan. Air merupakan kebutuhan utama, sehingga kami menyalurkan 50 ribu liter air bersih untuk membantu warga Taraban.”
Penyaluran bantuan dipusatkan di Dukuh Igirbatu sebagai bagian dari program Kejaksaan Peduli dengan semangat kepedulian sosial terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.
Warga Taraban Kesulitan Mendapatkan Air Bersih
Kondisi kekeringan membuat warga harus berupaya lebih keras untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, mulai dari memasak, minum, mandi, hingga mencuci.
Salah seorang warga, Sartono (50), mengungkapkan bahwa krisis air bersih telah berlangsung lebih dari empat bulan. Sumur-sumur warga mengering, sedangkan air PAM hanya sesekali mengalir pada tengah malam dalam waktu singkat.
Kondisi tersebut membuat bantuan air bersih menjadi sangat berarti bagi masyarakat yang terdampak.
Kepala Desa Taraban, Umma Farida, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kejari Brebes serta ASLINMAS atas bantuan yang diberikan kepada warganya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong adanya solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan pasokan air bersih di Desa Taraban.
Kejari Brebes Tegaskan Kepedulian kepada Masyarakat
Kepala Seksi Intelijen Kejari Brebes, Hendrik Murbawan, S.H., M.H., memimpin penyaluran bantuan dengan mewakili Kepala Kejari Brebes, Muhammad Indra Muda Nasution, S.H., M.H.
Melalui kegiatan tersebut, Kejari Brebes berupaya hadir membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan dasar akibat kemarau panjang.
Program bantuan ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara institusi penegak hukum dan unsur masyarakat dalam merespons persoalan sosial di wilayah Kabupaten Brebes.
Ketua DPC ASLINMAS Kabupaten Brebes, Dr. Caridah, M.Pd., yang juga menjabat Kepala Satpol PP Kabupaten Brebes, mengajak jajaran ASLINMAS di tingkat desa untuk aktif memantau kondisi lingkungan, terutama wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan.
Pemantauan tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat identifikasi kebutuhan warga sehingga penanganan bisa dilakukan sesuai kondisi di lapangan.
Bantuan Darurat Diharapkan Diikuti Solusi Jangka Panjang
Penyaluran 50 ribu liter air bersih menjadi langkah bantuan darurat bagi warga Dukuh Igirbatu. Namun, keberlanjutan pasokan air tetap menjadi persoalan penting yang perlu mendapat perhatian.
Warga membutuhkan akses air bersih yang stabil agar tidak terus bergantung pada bantuan ketika musim kemarau berlangsung.
Karena itu, koordinasi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, Perumda Tirta Baribis, dan pihak terkait diperlukan untuk mengidentifikasi kendala distribusi air serta mencari solusi yang berkelanjutan.
Bantuan dari Kejari Brebes dan ASLINMAS diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong penanganan krisis air bersih secara lebih menyeluruh.
(D. Miranoor)















