Sebanyak 3.150 Keluarga Brebes Tak Lagi Bergantung PKH, 579 Dapat Modal Usaha

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, Dinamikanews.net – Sebanyak 3.150 keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Brebes disiapkan untuk keluar dari kepesertaan bantuan sosial melalui graduasi mandiri pada Oktober 2026.

Mereka dinilai telah mengalami perbaikan kondisi sosial dan ekonomi sehingga tidak lagi membutuhkan bantuan PKH. Dari jumlah tersebut, 579 keluarga dijadwalkan mendapat bantuan modal usaha sebesar Rp 5 juta per keluarga melalui Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) dari Kementerian Sosial.

Ketua Tim PKH Kabupaten Brebes Hendrik Maulana mengatakan, graduasi mandiri merupakan kondisi ketika KPM sudah mampu memenuhi kebutuhan hidup secara sosial dan ekonomi sehingga tidak lagi bergantung pada bantuan sosial.

Proses graduasi dapat dilakukan atas kesadaran keluarga penerima maupun berdasarkan hasil verifikasi kondisi sosial ekonomi.

“Graduasi adalah kelulusan KPM dari ketergantungan menuju kemandirian,” kata Hendrik.

Jumlah keluarga yang disiapkan graduasi tahun ini meningkat sekitar 30 persen dibandingkan 2025. Pada tahun lalu, sebanyak 2.420 keluarga di Brebes telah keluar dari kepesertaan PKH melalui graduasi mandiri.

Menurut Hendrik, pendamping PKH tidak hanya bertugas memastikan bantuan diterima keluarga yang membutuhkan, tetapi juga mendorong penerima agar mampu mandiri secara ekonomi.

“Prinsip kami, bansos sementara, berdaya selamanya. Semakin banyak KPM yang graduasi mandiri, berarti pendamping dan program berhasil,” ujarnya.

Baca Juga :  Capacity Building Bethesda YAKKUM Optimalkan Sistem Informasi Desa untuk Kesehatan Berkualitas

Dari 3.150 keluarga yang disiapkan graduasi, sebanyak 579 keluarga akan mendapatkan dukungan PPSE dari Kementerian Sosial. Bantuan Rp 5 juta per keluarga ditransfer langsung ke rekening penerima melalui Bank Mandiri.

Dana tersebut dapat digunakan sebagai modal usaha kecil, baik untuk mengembangkan usaha yang sudah berjalan maupun merintis usaha baru. Jumlah penerima PPSE tahun ini meningkat dibandingkan 2025 yang mencapai 300 keluarga.

Hendrik mengatakan, dukungan modal usaha menjadi bagian dari upaya agar graduasi tidak berhenti pada keluarnya nama keluarga dari daftar penerima bantuan.

“Melalui PPSE, kami SDM PKH memastikan graduasi tidak hanya administratif, tetapi graduasi bermartabat,” katanya.

Menurut dia, keluarga yang telah keluar dari PKH perlu memiliki sumber penghasilan yang cukup kuat dan berkelanjutan agar tidak kembali bergantung pada bantuan sosial.

Program graduasi tersebut merupakan hasil kerja sama Kementerian Sosial dan Pemerintah Kabupaten Brebes. Kementerian Sosial menyediakan program pemberdayaan serta pendamping PKH di setiap kecamatan.

Sementara itu, Pemkab Brebes melalui Dinas Sosial memfasilitasi pelatihan usaha bagi keluarga yang telah graduasi, termasuk pelatihan yang diselenggarakan Bank Mandiri.

Pengalaman keluarga yang telah lebih dulu graduasi menunjukkan bagaimana bantuan sosial dapat menjadi pijakan untuk membangun usaha. Salah satunya keluarga Setiapuji, warga Kelurahan Limbangan Kulon, Kecamatan Brebes.

Setiapuji menerima PKH sejak 2020 hingga 2025. Setelah memperoleh dukungan PPSE, ia merintis usaha bakso keliling hingga akhirnya memutuskan keluar dari kepesertaan PKH.

Baca Juga :  Kementerian PU Tata Kawasan Keraton Kasunanan Surakarta dan Koridor Pedestrian

“Saya penerima PKH dari 2020 sampai 2025. Alhamdulillah, bantuan PPSE membantu saya merintis usaha dan bangkit untuk mandiri, sampai saya mantap keluar dari kepesertaan PKH. Terima kasih Kemensos, Pemkab Brebes, dan Bank Mandiri,” tuturnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Brebes Imam Baehaqi mengatakan, graduasi menunjukkan bahwa program perlindungan sosial tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga mendorong keluarga penerima mencapai kemandirian.

“Programnya dari Kementerian Sosial, pendampingnya bekerja di desa-desa kita, dan Pemkab memastikan keluarga yang keluar dari PKH tetap punya jalan untuk berkembang,” katanya.

Namun, Imam menegaskan proses penetapan graduasi masih melalui verifikasi. Masyarakat diminta melapor jika terdapat keluarga yang dinilai belum mampu tetapi masuk dalam daftar graduasi.

“Kalau ada warga yang merasa belum mampu tetapi masuk daftar graduasi, silakan sampaikan ke pendamping PKH di kecamatan atau ke Dinas Sosial. Daftar ini masih kami verifikasi, dan kami cek satu per satu,” ujarnya.

Graduasi mandiri menjadi bagian dari upaya pemerintah mengubah pola bantuan sosial dari sekadar memenuhi kebutuhan sementara menjadi dorongan agar keluarga penerima memiliki penghasilan dan mampu bertahan secara mandiri.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah 8 Oktober 2026: 17 Daerah Berpeluang Hujan Ringan, Warga Diminta Waspada
Sah. H. Soleh Terpilih Menjadi Ketua PPBNI Satria Banten DPC Kabupaten Tangerang Periode 2026-2931.
DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Menjadi Undang-Undang
FAO: Sedikitnya 1,2 Juta warga Palestina Alami Krisis Pangan Akut
Kementerian PU Kerahkan 20 Pompa Untuk Penanganan Kekeringan di Pakisjaya, Karawang
Sambut HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Ratusan Anak Ikuti Khitanan Massal di RSUD Tigaraksa
Keunikan Pembangunan Jembatan Loji Pekalongan di Era Kolonial Belanda, Terbuat dari Semen dan Tepung Kanji
Setelah Menunggu Sekian Lama, Akhirnya Jenazah Rahmat Dani Korban KMP Virgo Asal Brebes Ditemukan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Sebanyak 3.150 Keluarga Brebes Tak Lagi Bergantung PKH, 579 Dapat Modal Usaha

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah 8 Oktober 2026: 17 Daerah Berpeluang Hujan Ringan, Warga Diminta Waspada

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Sah. H. Soleh Terpilih Menjadi Ketua PPBNI Satria Banten DPC Kabupaten Tangerang Periode 2026-2931.

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:12 WIB

DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Menjadi Undang-Undang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Kementerian PU Kerahkan 20 Pompa Untuk Penanganan Kekeringan di Pakisjaya, Karawang

Berita Terbaru

Bisnis

Epson Luncurkan SureColor V4000 untuk Bisnis Custom

Kamis, 8 Okt 2026 - 16:10 WIB