BREBES, Dinamikanews.net– Krisis air bersih mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, seiring kondisi kemarau yang menyebabkan ketersediaan air semakin terbatas.
Salah satu wilayah yang terdampak berada di Desa Pamulihan, Kecamatan Larangan. Untuk membantu memenuhi kebutuhan warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 28 ribu liter 30/9/2026.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi sekitar 408 kepala keluarga (KK) yang terdampak kekurangan air bersih.
Penyaluran dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari di tengah terbatasnya sumber air akibat kondisi kekeringan.
BPBD Pantau Wilayah Terdampak
Kondisi kekeringan menjadi perhatian karena keterbatasan air tidak hanya berdampak terhadap kebutuhan rumah tangga, tetapi juga dapat memengaruhi aktivitas masyarakat lainnya, termasuk sektor pertanian.
BPBD Kabupaten Brebes terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Distribusi bantuan air selanjutnya disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat di lapangan.
Warga di wilayah terdampak diharapkan dapat memanfaatkan bantuan air bersih tersebut untuk kebutuhan prioritas sehari-hari.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait juga perlu mengantisipasi kemungkinan bertambahnya wilayah yang mengalami kekurangan air apabila kondisi kemarau masih berlanjut.
(D. Miranoor)















