Atasi Kekeringan di Lahan Pertanian Sarolangun, Kementerian PU Kerahkan Pompa Air

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dinamikanews.net – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI Jambi bergerak cepat menyelamatkan lahan pertanian masyarakat yang terdampak kekeringan di Desa Muara Limun, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Penanganan dilakukan dengan menyalurkan air dari Sungai Batang Asai menggunakan pompa irigasi ke area persawahan yang mengalami kekurangan air.

Upaya tersebut dilaksanakan pada Minggu (23/8) mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai. Dengan jarak sumber air sekitar 250 meter dari lahan persawahan, air Sungai Batang Asai dipompa dan dialirkan untuk memenuhi kebutuhan air tanaman padi yang terancam gagal panen akibat kondisi kekeringan.

Hasil inspeksi lapangan menunjukkan bahwa debit dan ketersediaan air Sungai Batang Asai masih mencukupi untuk dimanfaatkan sebagai sumber air irigasi melalui sistem pemompaan. Kondisi tersebut memungkinkan pemerintah melakukan intervensi cepat untuk mempertahankan ketersediaan air di lahan pertanian masyarakat.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan ketersediaan air menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan, terutama di sektor pertanian yang sangat bergantung pada kepastian pasokan air.

Baca Juga :  Ajang Silaturahmi Profesional, Badminton Bersama Manajemen BRI Hayam Wuruk dan PT Daya Cakra Sentosa

“Layanan air yang berkualitas merupakan tulang punggung pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan, terutama bagi wilayah yang menghadapi keterbatasan sumber daya air dan dampak perubahan iklim,” kata Menteri Dody.

Dalam pelaksanaannya, BWS Sumatera VI Jambi mengoperasikan 1 unit mesin pompa air irigasi, dilengkapi 1 set selang hisap dan 1 set selang buang. Layanan pemompaan mencakup sekitar 5,10 hektare lahan persawahan dan memberikan manfaat langsung kepada sekitar 15 petani yang tergabung dalam kelompok tani di Desa Muara Limun.

Sementara Plt. Kepala BWS Sumatera VI Jambi Ferdinanto.mengatakan, langkah cepat ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam melindungi lahan pertanian dan menjaga produktivitas petani di tengah kondisi kekeringan, “Kami mengoptimalkan sumber air yang masih tersedia untuk menyelamatkan lahan pertanian masyarakat. Melalui pemompaan dari Sungai Batang Asai, kebutuhan air tanaman dapat dipenuhi sehingga tanaman padi tetap dapat tumbuh dan risiko gagal panen dapat ditekan,” ujarnya.

Selama proses pemompaan dan penyaluran air berlangsung, tidak ditemukan kendala yang signifikan. Untuk menjaga keberlanjutan layanan, pengaturan jadwal operasional pompa diperlukan agar pemanfaatan air dapat dilakukan secara optimal dan sesuai dengan kebutuhan tanaman serta petani.

Baca Juga :  Peringatan Maulud Nabi: Menjadikan Momen Untuk Meningkatkan Cinta Kepada Rosulullah Dan Jaga Cinta Tanah Air

Selain penanganan darurat, BWS Sumatera VI Jambi menyiapkan langkah jangka menengah dan panjang untuk meningkatkan ketahanan air di kawasan pertanian tersebut. Salah satunya melalui usulan pembangunan sumur bor sebagai sumber air alternatif dengan sistem perpompaan.

Pembangunan sumber air alternatif tersebut dinilai penting karena kawasan persawahan Desa Muara Limun masih sangat bergantung pada air hujan. Rencana ini selanjutnya akan dikoordinasikan bersama Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sarolangun agar penanganan kekeringan dapat dilakukan secara lebih berkelanjutan.

Melalui langkah cepat tersebut, Kementerian PU terus memperkuat ketahanan air sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional. Pemenuhan kebutuhan air bagi lahan pertanian menjadi bagian penting dari upaya pemerintah memastikan petani tetap dapat berproduksi dan mencegah lahan persawahan terdampak kekeringan mengalami gagal panen.(#PU608)

Berita Terkait

Harga Pangan di Brebes Naik, Cabai Rawit Merah Tembus Rp80 Ribu per Kilogram
Ledakan di Gudang MBG Pasar Cimanggis Ciputat, Enam Ruko Rusak
DWP Brebes Ajak Keluarga Saling Menata Keharmonisan, Bersinergi, dan Bijak Mengelola Warisan
Pasien Berpeluang Mendapat Layanan Jantung di Brebes, Pemkab Usulkan Revitalisasi RSUD
Tasyakuran Hari Jadi Tigaraksa ke-394: Merawat Ingatan, Memperkuat Persatuan
KPK Tahan Lima Orang Usai OTT BNPB
Pemekaran Brebes Selatan Kembali Disorot, DPRD Jateng Upayakan Paripurna Akhir Oktober 2026
Mentrans Iftitah Ajak Akademisi Peking University Kembangkan Kawasan Transmigrasi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Harga Pangan di Brebes Naik, Cabai Rawit Merah Tembus Rp80 Ribu per Kilogram

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Ledakan di Gudang MBG Pasar Cimanggis Ciputat, Enam Ruko Rusak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:55 WIB

DWP Brebes Ajak Keluarga Saling Menata Keharmonisan, Bersinergi, dan Bijak Mengelola Warisan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:04 WIB

Tasyakuran Hari Jadi Tigaraksa ke-394: Merawat Ingatan, Memperkuat Persatuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:39 WIB

KPK Tahan Lima Orang Usai OTT BNPB

Berita Terbaru