BREBES, Dinamikanews.net – Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Partai PAN Dapil XII (Kab. Brebes, Kab. Tegal dan Kota Tegal) Zaki Safrudin Kembali mengadakan Reses di RM Mbok Berek, Minggu (8/2/2026). Pembahasan acara tersebut adalah tentang kendala utama pelaksanaan berbagai program kegiatan mengalami kelambanan akibat keterbatasan anggaran.
Dana transfer dari pemerintah pusat ke Jawa Tengah mengalami penurunan drastis, angka ini jauh lebih rendah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kondisi ini merupakan dampak dari kebijakan efisiensi pemerintah pusat dan kondisi seperti dialami sebagian besar provinsi di seluruh Indonesia.
Selain efisiensi, penyerapan anggaran besar-besaran untuk program nasional juga menjadi faktor. Program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih menyerap porsi anggaran signifikan. Dampak pemotongan anggaran tidak hanya dirasakan pemerintah provinsi, Pemerintah desa pun terkena imbasnya.
“Tujuan diadakan reses tersebut adalah perencanaan menjaring aspirasi tentang berbagai program tahun 2027, karena yang namanya usulan kegiatan itu harus diawali dari perencanaan yang harus ada dokumen dalam bentuk proposal,” ujar Zaki saat ditemui awak media.
“Kalau yang untuk 2026 ini kan memang anggarannya masih terbatas, karena ada pemotongan dana transfer ke daerah, jadi baik untuk provinsi maupun kabupaten sama, jadi 2026 ini memang kita belum maksimal. Termasuk anggaran yang untuk ormas dan lainnya sementara ini di hold dulu, di tahan. Nanti mungkin 2027 nanti bisa, mudah-mudahan nanti kembali normal lah anggarannya,” tambahnya.
Dalam acara tersebut dihadiri oleh para anggota dewan dari Partai PAN, Wahyudin Noor Aly DPR RI, Tobidin Sarjum DPRD sekaligus sebagai ketua DPD PAN Kabupaten Brebes, para kader dan jajaran pengurus lainnya.
Harapan kedepan di Pemilu 2029 PAN optimis dapat meraih kursi di setiap dapil karena di Pemilu 2024 ada 2 dapil yang kosong Jadi target minimal itu tiap dapil terisi kursinya.
(D. Miranoor)

















