Kondisi Memperihatinkan Salah Satu Warga, Hidup Dalam Kemiskinan, Menaungi Rumah Bobrok 

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net – Kondisi Saat Air hujan menetes pelan dari atap rumah yang berlubang, membasahi lantai tanah di sebuah rumah kecil di Desa Dukuhlo, RT02 RW04, Kecamatan Bulakamba. Di rumah itulah Nurokhim, 49 tahun, dan adiknya, Musriah, 44 tahun, menjalani hari-hari dalam keterbatasan.

Setiap musim hujan datang, genangan air dan lumpur menjadi bagian dari kehidupan mereka.

Rumah berdinding bata merah itu pernah direhabilitasi melalui program rumah tidak layak huni beberapa tahun lalu.

Kini, bangunan tersebut kembali rapuh. Dinding bagian belakang rubuh, atapnya ambrol, dan nyaris tak ada ruang kering di dalam rumah saat hujan turun. Lantai tanah yang becek membuat mereka harus berhati-hati melangkah.

Di sudut rumah, sebuah dipan kayu lapuk menjadi tempat tidur Nurokhim. Ia tidur tanpa kasur, hanya beralas papan yang mulai keropos.

Musriah, adiknya, menghabiskan malam dengan berbaring di lantai tanah, beralaskan terpal plastik yang digelar seadanya. Ruang tidur itu menyatu dengan area mandi, tanpa sekat yang jelas.

Baca Juga :  Dispora menunjuk PERCASI kota Tangerang mengadakan seleksi POPDA 2025 cabang catur Antar Pelajar di Sekolah, Gali Bakat Muda Berprestasi

Untuk menyambung hidup, Nurokhim berjualan mainan anak-anak keliling kampung.

Penghasilannya tak menentu dan sering kali tak cukup untuk membeli lauk. Dalam kondisi seperti itu, keduanya bergantung pada uluran tangan warga sekitar. Ada tetangga yang mengantar makanan, ada pula yang sekadar memberi beras atau lauk pauk.

“Kalau hujan, rumah bocor semua. Tembok dan atap di belakang juga sudah ambruk,” kata Nurokhim, Selasa, (20/1/ 2026).

Kebutuhan mandi, mencuci, dan buang air tak bisa mereka lakukan di dalam rumah. Fasilitas MCK berada di luar bangunan utama, hasil bantuan pemerintah.

Sementara listrik masih menumpang dari rumah tetangga. Di tengah keterbatasan itu, Nurokhim mengaku bantuan sosial sering terdengar ada, namun tak selalu sampai ke tangannya.

“Bantuan sering ada, tapi diambil kakak kami yang tinggal di rumah lain,” ujarnya lirih.

Baca Juga :  Pj Bupati Ingatkan Kades Jangan Judol

Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) mencatat keluarga Nurokhim masuk dalam Desil 1, kategori sangat miskin.

Camat Bulakamba Setiawan Nugroho mengatakan pihaknya telah melakukan asesmen langsung ke lokasi. “Keluarga itu masuk DTSEN Desil 1. Bantuan seperti BPNT Rp300 ribu dan BLT Kesra Rp900 ribu juga tercatat diterima,” kata Setiawan.

Menurut Setiawan, pemerintah kecamatan telah berkoordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Dinas Sosial Kabupaten Brebes untuk menindaklanjuti kondisi rumah dan kebutuhan dasar keluarga tersebut. Namun bagi Nurokhim dan Musriah, waktu berjalan lebih lambat dari proses administrasi.

Di rumah kecil yang nyaris roboh itu, mereka menunggu uluran bantuan sembari bertahan dengan apa yang ada. Setiap tetes hujan yang jatuh dari atap berlubang menjadi pengingat bahwa kemiskinan bukan sekadar angka dalam data, melainkan kenyataan yang mereka jalani setiap hari. (D. Miranoor)

Berita Terkait

Partai Gerindra PAC Kelapa Dua Ikut Meramaikan Acara May Day di Monas Jakarta
Megawati Hangestri Pertiwi Mundur dari Timnas! PBVSI Kaget, Lini Serang Merah Putih Goyang
Dorong Pendidikan Setara, Pemkab Brebes Luncurkan Program Arjuna untuk ABK
Demo Hari Buruh 2026 di Monas, KSPI Siapkan 7 Tuntutan dan Ribuan Massa
Gelar Warteksi, Bupati Maesyal Rasyid: Pemkab Tangerang Subsidi Harga Untuk Ringankan Beban Masyarakat
Tak Responsif, Pelayanan Desa Tuai Kritik masyarakat
Krisis Iklim Menggugat Negara: Hak atas Lingkungan Sehat Tak Boleh Cuma Jadi Janji
Rosan Roeslani Minta Audit Total Usai Tabrakan Kereta Bekasi, 14 Orang Tewas

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:18 WIB

Partai Gerindra PAC Kelapa Dua Ikut Meramaikan Acara May Day di Monas Jakarta

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:55 WIB

Megawati Hangestri Pertiwi Mundur dari Timnas! PBVSI Kaget, Lini Serang Merah Putih Goyang

Kamis, 30 April 2026 - 20:30 WIB

Dorong Pendidikan Setara, Pemkab Brebes Luncurkan Program Arjuna untuk ABK

Kamis, 30 April 2026 - 10:38 WIB

Gelar Warteksi, Bupati Maesyal Rasyid: Pemkab Tangerang Subsidi Harga Untuk Ringankan Beban Masyarakat

Rabu, 29 April 2026 - 22:10 WIB

Tak Responsif, Pelayanan Desa Tuai Kritik masyarakat

Berita Terbaru

Olahraga

Megawati Mundur dari Timnas Voli Indonesia

Kamis, 30 Apr 2026 - 18:29 WIB