Mohamad Jembar Resmi Pimpin GMPK Banten: Siap Perangi Korupsi 

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mohamad Jembar Resmi Pimpin GMPK Banten: Siap Perangi Korupsi 

Mohamad Jembar Resmi Pimpin GMPK Banten: Siap Perangi Korupsi 

Dinamikanews.net | Mohamad Jembar resmi menerima mandat sebagai Pelaksana Tugas Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Provinsi Banten. Penunjukan ini menandai komitmen kuat GMPK dalam memperkuat pengawasan dan pencegahan tindak pidana korupsi di wilayah Banten, yang terdiri dari delapan kabupaten dan kota.

Sebelumnya, Mohamad Jembar diketahui telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Pembina APDESI dan Ketua DPD HMNI. Kini, ia dipercaya memimpin GMPK Banten, sebuah lembaga yang didirikan oleh Bibit Samad Rianto, mantan Wakil Ketua KPK, yang saat ini menjabat sebagai Dewan Penasihat GMPK Pusat. Struktur kepengurusan GMPK Pusat dipimpin oleh Ketua Umum Abdul Aziz dan Sekretaris Jenderal Bakri K. Manda.

Dalam pertemuan bersama awak media pada Minggu, 28 Desember 2025, di kediamannya, Mohamad Jembar membenarkan telah menerima mandat tersebut. “Amanah ini sangat berat, namun kami siap melaksanakan tugas pengawasan dan pencegahan korupsi di seluruh wilayah Provinsi Banten,” ujar Mohamad Jembar. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran GMPK Banten siap menjalankan peran strategis dalam pengawasan anggaran serta pencegahan tindak pidana korupsi.

Baca Juga :  Jasa Marga Raih Penghargaan Special CSR Award 2024

Mohamad Jembar menjelaskan bahwa pengawasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi salah satu fokus utama, karena sangat rentan terhadap penyalahgunaan, baik pada belanja langsung maupun tidak langsung. Beberapa sektor yang menjadi perhatian serius GMPK Banten antara lain:

– Pengadaan tanah yang rawan praktik mark-up.

– Pungutan liar (pungli) dan gratifikasi berkedok kegiatan sosial.

– Kesenjangan sosial akibat penyalahgunaan anggaran.

– Dana BOS pendidikan, termasuk pengadaan seragam dan kegiatan wisata sekolah.

– Pengelolaan Dana Desa (ADD/DD).

“Banyak alasan yang tidak masuk akal kerap digunakan untuk mencari keuntungan pribadi maupun kelompok. Ini yang akan kami awasi secara ketat,” tegasnya.

Untuk mendukung kinerja pengawasan, GMPK Banten membentuk sejumlah deputi, di antaranya:

– Deputi Pengkajian Korupsi.

– Deputi Pencegahan Korupsi.

– Deputi Investigasi Korupsi.

– Deputi Monitoring Peradilan.

Baca Juga :  Mobil Terguling Bawa 22 Penumpang Di Jalan Menurun Dan Tikungan Tajam Di Purbalingga

Seluruh deputi disebut siap menjalankan tugas dan fungsinya dalam rangka perbaikan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Mohamad Jembar menegaskan bahwa GMPK Banten tidak ingin menjadi “macan tanpa taring”. Setiap temuan di lapangan akan dilaporkan secara intensif kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sesuai arahan Dewan Pimpinan Pusat. “Kami fokus pada kegiatan yang bersumber dari APBN, APBD, Dana Desa, perpajakan, serta berbagai bantuan pemerintah yang selama ini kerap disalahgunakan oleh oknum,” katanya.

GMPK Banten mengedepankan pencegahan korupsi melalui:

– Pendidikan dan integritas diri (kejujuran, hidup sesuai kemampuan, dan rasa syukur).

– Penguatan sistem (transparansi, pengawasan ketat, digitalisasi, dan penegakan hukum tegas).

– Keterlibatan aktif masyarakat.

Ia berharap seluruh jajaran GMPK Banten dapat bekerja sama secara solid dan profesional. “Insyaallah, dengan kerja sama dan kesungguhan, kita bisa berkontribusi nyata dalam menciptakan pemerintahan yang bersih di Provinsi Banten,” pungkas Mohamad Jembar.

 

Ryn

 

Berita Terkait

Ummi Zuhriyah Ucapkan Terima Kasih atas Suksesnya Tarhib Ramadan 2026 Kelurahan Binong
Rayakan Hari Jadi ke-2: Media Mandala Nusantara News. Terus Bertumbuh Menjadi Wadah Literasi dan Informasi Terpercaya ‎
H. Dede Ajak Warga Binong Ramaikan Tarhib Ramadan 1447 H dan Santunan 680 Anak Yatim
Jawa Tengah Sebagai Kandang Gajah, Simbol Kekuatan Baru Pemilu 2029, Kirab Budaya PSI Pengusung Kepercayaan Masyarakat Kedepan
Menekan Lonjakan Harga Pangan Saat Menjelang Ramadhan, Pemkab Brebes Membuka Pasar Murah
BNN Kolaborasi Dengan PMI Gelar Aksi Donor Darah “Bersama Kita Peduli”
Respon Cepat Wakil Bupati Brebes, Meninjau Lokasi Banjir Dan Tanggul Sungai Pemali Yang Kritis
Proyek Pasang Pancang Tanggul Sungai Cisanggarung Belum Kelar, Air Meluap, Banjir Rendam Ratusan Rumah di Losari Brebes 

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:23 WIB

Ummi Zuhriyah Ucapkan Terima Kasih atas Suksesnya Tarhib Ramadan 2026 Kelurahan Binong

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:39 WIB

Rayakan Hari Jadi ke-2: Media Mandala Nusantara News. Terus Bertumbuh Menjadi Wadah Literasi dan Informasi Terpercaya ‎

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:31 WIB

Jawa Tengah Sebagai Kandang Gajah, Simbol Kekuatan Baru Pemilu 2029, Kirab Budaya PSI Pengusung Kepercayaan Masyarakat Kedepan

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:42 WIB

Menekan Lonjakan Harga Pangan Saat Menjelang Ramadhan, Pemkab Brebes Membuka Pasar Murah

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:32 WIB

BNN Kolaborasi Dengan PMI Gelar Aksi Donor Darah “Bersama Kita Peduli”

Berita Terbaru