Dapur MBG Wajib Patuh Regulasi Demi Jaminan Mutu Pangan Siap Saji

Kamis, 2 Oktober 2025 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang – Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang melakukan inspeksi kesehatan lingkungan ke Tempat Pengolahan Pangan (TPP) sebagai langkah rutin dalam pengawasan mutu pangan. Inspeksi ini bertujuan memastikan produk pangan siap saji tetap higienis serta memenuhi standar sanitasi yang berlaku.

Tak hanya rumah makan atau katering umum, dapur MBG (Mitra Bhayangkari Group) yang melayani SPPG Polresta Tangerang juga menjadi fokus pemeriksaan. Pada Rabu (1/10/2025), DINKES kembali melakukan inspeksi di dapur MBG Polresta Tangerang, Cikupa.

Achmad Qodri, perwakilan Yayasan Kemala Bhayangkari Polresta Tangerang, menjelaskan bahwa inspeksi semacam ini penting dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami sudah mendapat inspeksi sejak sebelum operasional, agar layanan sesuai regulasi pangan siap saji. Dan ini kali kedua DINKES melakukan inspeksi ke dapur kami,” ungkap Qodri.

Senada dengan itu, Ketua APJI Kabupaten Tangerang sekaligus pembina dapur MBG, Oddy, menekankan peran yayasan dalam mengawasi mitra dapur.

“Yayasan wajib mengarahkan, mendampingi, dan mengawasi operasional dapur agar higienis dan memenuhi standar sanitasi. Jangan sampai hanya bermitra tanpa memastikan mutu pangan terjaga,” tegas Oddy.

Sebelumnya, tim DOKKES Polresta Tangerang juga melakukan pemeriksaan untuk memastikan kualitas pangan di dapur SPPG Tantya Sudhirajati.

Baca Juga :  Video Ancaman Mutasi ASN Beredar, Ketua Perindo Brebes Soroti Intervensi Politik

Oddy menambahkan, setiap dapur siap saji sebaiknya memiliki tenaga ahli atau konsultan yang mendampingi proses pengurusan sertifikasi, mulai dari SLHS (Surat Laik Hygiene Sanitasi) hingga sertifikat HALAL.

“Jangan sampai dapur beroperasi tanpa mengikuti regulasi. Semua persyaratan bukan hanya formalitas, tetapi wajib dijalankan dalam operasional sehari-hari demi menjamin mutu pangan,” tutupnya.

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Meluas di Brebes, 19 Desa Minta Bantuan Air
20 Rumah Rusak Akibat Gempa Sumba Barat Daya
Kekeringan Brebes Makin Meluas, Petani Terancam Gagal Panen Akibat Kemarau Panjang
Aktivis Desa Cirarab Desak Pembayaran Ganti Rugi Trase Jalan Tol Serbaraja Dipercepat.
Perkuat Birokrasi dan Layanan Publik, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid Rotasi Pejabat Tinggi Pratama Eselon II
Krisis Air Bersih Meluas, 28 Ribu Liter Air Disalurkan untuk 408 KK di Brebes
DPRD Kabupaten Tangerang Luncurkan Portal JDIH Berbasis E-legislation
PEMKAB BREBES GELAR UPACARA HARI KESAKTIAN PANCASILA SECARA SERENTAK

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:19 WIB

Krisis Air Bersih Meluas di Brebes, 19 Desa Minta Bantuan Air

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:19 WIB

20 Rumah Rusak Akibat Gempa Sumba Barat Daya

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Kekeringan Brebes Makin Meluas, Petani Terancam Gagal Panen Akibat Kemarau Panjang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Aktivis Desa Cirarab Desak Pembayaran Ganti Rugi Trase Jalan Tol Serbaraja Dipercepat.

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Perkuat Birokrasi dan Layanan Publik, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid Rotasi Pejabat Tinggi Pratama Eselon II

Berita Terbaru