Pengamat Apresiasi Capaian Brebes, Pertumbuhan Ekonomi Lampaui Provinsi dan Nasional

Jumat, 19 September 2025 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Brebes sebesar 6,28 persen pada triwulan II 2025 (year on year) mendapat apresiasi luas dari kalangan pengamat ekonomi nasional. Angka ini melampaui rata-rata pertumbuhan Jawa Tengah (5,28 persen) dan nasional (5,12 persen), menandai performa impresif di bawah kepemimpinan Bupati Paramitha Widya Kusuma.

Pengamat dari CORE Indonesia, Yusuf Rendy, menyebut capaian Brebes sebagai langkah positif yang layak diapresiasi. “Pertumbuhan ekonomi Brebes sebesar 6,28 persen patut diapresiasi karena melampaui rata-rata provinsi dan nasional,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa capaian ini menunjukkan efektivitas belanja publik dan pembangunan infrastruktur yang digencarkan pemerintah daerah. Namun, Yusuf juga mengingatkan pentingnya menjaga keberlanjutan pertumbuhan. Ia menyoroti dominasi sektor tersier dalam struktur PDRB Brebes dan potensi pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) pada 2026 yang bisa mempersempit ruang fiskal.

Baca Juga :  TPAS Kedunguter Brebes Terbakar, Puluhan Mobil Damkar Dikerahkan

Yusuf menyarankan langkah-langkah efisiensi, perlindungan infrastruktur dasar, serta dukungan langsung bagi petani dan pelaku UMKM. Peningkatan PAD melalui digitalisasi retribusi dan perbaikan data PBB juga dinilai sebagai solusi ramah warga.

Senada, pengamat dari INDEF, Rizal Taufiqurrahman, menilai Brebes tengah mengalami transisi ekonomi yang signifikan. “Brebes mulai meninggalkan pola pertumbuhan berbasis pertanian menuju diversifikasi yang lebih modern dan terhubung dengan rantai pasok regional,” ujarnya.

Rizal mendorong hilirisasi produk unggulan seperti bawang merah, garam, dan perikanan agar nilai tambahnya tidak lagi dinikmati di luar daerah. Ia juga menekankan pentingnya digitalisasi UMKM dan optimalisasi posisi Brebes di jalur Tol Trans Jawa untuk menarik investasi dari kawasan metropolitan.

Baca Juga :  Proyek "Misterius" di Kecamatan Rajeg Tanpa Papan Informasi, Ada Apa?

Menurutnya, jika konsolidasi dilakukan dengan tepat, berpeluang menjadi model pembangunan daerah yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan.

Menanggapi masukan tersebut, Bupati Paramitha menyatakan komitmennya untuk memastikan pembangunan berpihak pada rakyat kecil. “Yang terpenting masyarakat bisa ikut merasakan manfaatnya. Pembangunan bukan semata-mata untuk angka PDRB, tapi untuk membuka akses kerja, mendorong pasar rakyat, dan memastikan petani serta UMKM kita ikut merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Data BPS menunjukkan bahwa sektor tersier seperti perdagangan, transportasi, dan jasa menyumbang 40 persen terhadap PDRB Brebes. Infrastruktur yang dibangun Pemkab terbukti menjaga perputaran ekonomi di kampung-kampung dan pusat ekonomi rakyat.

“Tugas kita bukan hanya mengejar pertumbuhan, tapi juga memastikan pertumbuhan itu adil, inklusif, dan membawa keluar dari bayang-bayang kemiskinan,” pungkasnya.

Berita Terkait

H. Dede Ajak Warga Binong Ramaikan Tarhib Ramadan 1447 H dan Santunan 680 Anak Yatim
Masyarakat Hukum Adat Gelar FGD. Bahas Legalitas Tanah Ulayat dan Sertifikasi Tanah Adat Kasepuhan Banten Kidul
Sapala Consultant Buka Kantor Ke-4 di Bogor: Ekspansi Layanan, Perkuat Kepercayaan Publik
Buka Tangerang TAXPO 2026, Bupati Tangerang Dorong Budaya Sadar Pajak di Ruang Publik
Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua
Bakti Sosial Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS), PC Brebes Dari Pusat Kota Sampai Tepian Desa
BNN Kolaborasi Dengan PMI Gelar Aksi Donor Darah “Bersama Kita Peduli”
Hadiri Tasyakuran HUT Ke-8 Kodim 0510 Tigaraksa, Wabup: Momentum Untuk Menguatkan Sinergi dan Kolaborasi

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 12:40 WIB

H. Dede Ajak Warga Binong Ramaikan Tarhib Ramadan 1447 H dan Santunan 680 Anak Yatim

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:34 WIB

Masyarakat Hukum Adat Gelar FGD. Bahas Legalitas Tanah Ulayat dan Sertifikasi Tanah Adat Kasepuhan Banten Kidul

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:27 WIB

Sapala Consultant Buka Kantor Ke-4 di Bogor: Ekspansi Layanan, Perkuat Kepercayaan Publik

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:44 WIB

Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:41 WIB

Bakti Sosial Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS), PC Brebes Dari Pusat Kota Sampai Tepian Desa

Berita Terbaru