Sedekah Laut Kali Sebrogan Desa Pengaradan Brebes, Nelayan Panjatkan Syukur atas Hasil Tangkapan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, Dinamikanews.net – Kelompok Nelayan Kali Sebrogan bersama panitia menyelenggarakan kegiatan Sedekah Laut di Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada 11–14 Oktober 2026. Kegiatan tahunan ini menjadi wujud rasa syukur para nelayan kepada Allah SWT atas kesehatan, rejeki, serta anugerah hasil tangkapan ikan yang melimpah.

Tradisi Sedekah Laut tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan masyarakat nelayan sekaligus memperkuat perhatian terhadap potensi sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Brebes.

Kegiatan ini melibatkan kelompok nelayan dan panitia penyelenggara, serta dihadiri sejumlah tamu undangan dari unsur pemerintahan, aparat, organisasi nelayan, dan pengelola program sektor kelautan.

Sejumlah tamu undangan yang hadir di antaranya anggota Komisi II, Tobidin Sarjum, S.H., M.H.; Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan; Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan; unsur Polair; Camat Tanjung; Danlanal; HNSI Kabupaten Brebes; tokoh nelayan; perwakilan KUD Mina Saya dari Brebes; serta manajer KNMP dari Kementerian.

Tradisi Tahunan sebagai Wujud Syukur Nelayan

Sedekah Laut merupakan tradisi yang dilaksanakan masyarakat nelayan sebagai ungkapan rasa syukur atas karunia Allah SWT. Bagi nelayan Kali Sebrogan, Desa Pengaradan, kegiatan ini memiliki makna penting sebagai bentuk doa bersama agar masyarakat senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, kelancaran dalam melaut, serta hasil tangkapan ikan yang membawa kesejahteraan bagi keluarga.

Baca Juga :  Benteng Pendem Cilacap: Sejarah, Misteri, dan Jejak Masa Lalu

Penyelenggaraan kegiatan pada 11–14 Oktober 2026 juga menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi yang telah melekat dalam kehidupan masyarakat pesisir.

Selain memiliki nilai spiritual dan budaya, kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan bagi nelayan, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan untuk mempererat hubungan serta membicarakan potensi pengembangan sektor perikanan.

Berpotensi Mendukung Perekonomian Daerah

Sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu bidang yang memiliki peran penting bagi perekonomian masyarakat pesisir Kabupaten Brebes. Hasil tangkapan ikan tidak hanya menjadi sumber penghasilan nelayan, tetapi juga menggerakkan aktivitas perdagangan, distribusi hasil laut, dan usaha masyarakat lainnya.

Melalui tradisi Sedekah Laut, masyarakat berharap keberkahan hasil tangkapan ikan terus terjaga sehingga kesejahteraan nelayan dapat meningkat.

“Sedekah Laut juga merupakan ritual tiap tahun, wujud syukur kepada Allah SWT anugerah tangkaPAN ikan melimpah bisa menyumbang PAD kab brebes,” Ujar Tobidin Sarjum.

Baca Juga :  Meriahkan HUT RI ke-81, Panitia Tampilkan Konser Musik Band Kotak dan Produk Unggulan Brebes Melalui UMKM

Aktivitas perikanan yang berkembang juga berpotensi memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Brebes, sesuai dengan mekanisme penerimaan daerah dan aktivitas ekonomi yang terkait.

Karena itu, keberlanjutan sektor perikanan perlu didukung melalui pengelolaan sumber daya laut yang bertanggung jawab, peningkatan kesejahteraan nelayan, serta perhatian terhadap sarana dan prasarana pendukung kegiatan melaut.

Memperkuat Kebersamaan Masyarakat Pesisir

Kehadiran unsur pemerintahan, aparat, organisasi nelayan, dan tokoh masyarakat dalam kegiatan Sedekah Laut diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam mendukung kehidupan masyarakat pesisir.

Bagi warga Desa Pengaradan, tradisi ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Sedekah Laut juga menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat nelayan yang diwariskan dan dijaga bersama.

Dengan terselenggaranya kegiatan pada 11–14 Oktober 2026, masyarakat nelayan Kali Sebrogan berharap tradisi tersebut terus dilestarikan serta menjadi pengingat pentingnya rasa syukur, kebersamaan, dan upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan di Kabupaten Brebes.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

Sedekah Laut TPI Blok Sebrogan Pengaradan Brebes, Lestarikan Tradisi Nelayan
Pringsewu Lampung, Berawal dari Kampung Margakaya hingga Menjadi Kabupaten
Sejarah Gedung Sate Bandung: Ikon Bersejarah Peninggalan Belanda yang Menjadi Simbol Jawa Barat
Cerita Gunung Merapi: Gunung Api yang Menyimpan Sejuta Kisah, dari Legenda hingga Sejarah Erupsi
Jejak Syekh Maulana Maghribi, Ulama Penyebar Islam yang Makamnya Dikenal di Berbagai Daerah Jawa
Prakiraan Cuaca Jawa Tengah 8 Oktober 2026: 17 Daerah Berpeluang Hujan Ringan, Warga Diminta Waspada
Sejarah Monumen Juang Pekalongan, Mengenang Perjuangan Rakyat Mempertahankan Kemerdekaan
Keunikan Pembangunan Jembatan Loji Pekalongan di Era Kolonial Belanda, Terbuat dari Semen dan Tepung Kanji

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Sedekah Laut Kali Sebrogan Desa Pengaradan Brebes, Nelayan Panjatkan Syukur atas Hasil Tangkapan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:35 WIB

Sedekah Laut TPI Blok Sebrogan Pengaradan Brebes, Lestarikan Tradisi Nelayan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Pringsewu Lampung, Berawal dari Kampung Margakaya hingga Menjadi Kabupaten

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Sejarah Gedung Sate Bandung: Ikon Bersejarah Peninggalan Belanda yang Menjadi Simbol Jawa Barat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:29 WIB

Cerita Gunung Merapi: Gunung Api yang Menyimpan Sejuta Kisah, dari Legenda hingga Sejarah Erupsi

Berita Terbaru