BREBES, Dinamikanews.net – Kelompok Nelayan Kali Sebrogan bersama panitia menyelenggarakan kegiatan Sedekah Laut di Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada 11–14 Oktober 2026. Kegiatan tahunan ini menjadi wujud rasa syukur para nelayan kepada Allah SWT atas kesehatan, rejeki, serta anugerah hasil tangkapan ikan yang melimpah.
Tradisi Sedekah Laut tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan masyarakat nelayan sekaligus memperkuat perhatian terhadap potensi sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Brebes.
Kegiatan ini melibatkan kelompok nelayan dan panitia penyelenggara, serta dihadiri sejumlah tamu undangan dari unsur pemerintahan, aparat, organisasi nelayan, dan pengelola program sektor kelautan.
Sejumlah tamu undangan yang hadir di antaranya anggota Komisi II, Tobidin Sarjum, S.H., M.H.; Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan; Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan; unsur Polair; Camat Tanjung; Danlanal; HNSI Kabupaten Brebes; tokoh nelayan; perwakilan KUD Mina Saya dari Brebes; serta manajer KNMP dari Kementerian.
Tradisi Tahunan sebagai Wujud Syukur Nelayan
Sedekah Laut merupakan tradisi yang dilaksanakan masyarakat nelayan sebagai ungkapan rasa syukur atas karunia Allah SWT. Bagi nelayan Kali Sebrogan, Desa Pengaradan, kegiatan ini memiliki makna penting sebagai bentuk doa bersama agar masyarakat senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, kelancaran dalam melaut, serta hasil tangkapan ikan yang membawa kesejahteraan bagi keluarga.
Penyelenggaraan kegiatan pada 11–14 Oktober 2026 juga menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi yang telah melekat dalam kehidupan masyarakat pesisir.
Selain memiliki nilai spiritual dan budaya, kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan bagi nelayan, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan untuk mempererat hubungan serta membicarakan potensi pengembangan sektor perikanan.
Berpotensi Mendukung Perekonomian Daerah
Sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu bidang yang memiliki peran penting bagi perekonomian masyarakat pesisir Kabupaten Brebes. Hasil tangkapan ikan tidak hanya menjadi sumber penghasilan nelayan, tetapi juga menggerakkan aktivitas perdagangan, distribusi hasil laut, dan usaha masyarakat lainnya.
Melalui tradisi Sedekah Laut, masyarakat berharap keberkahan hasil tangkapan ikan terus terjaga sehingga kesejahteraan nelayan dapat meningkat.
“Sedekah Laut juga merupakan ritual tiap tahun, wujud syukur kepada Allah SWT anugerah tangkaPAN ikan melimpah bisa menyumbang PAD kab brebes,” Ujar Tobidin Sarjum.
Aktivitas perikanan yang berkembang juga berpotensi memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Brebes, sesuai dengan mekanisme penerimaan daerah dan aktivitas ekonomi yang terkait.
Karena itu, keberlanjutan sektor perikanan perlu didukung melalui pengelolaan sumber daya laut yang bertanggung jawab, peningkatan kesejahteraan nelayan, serta perhatian terhadap sarana dan prasarana pendukung kegiatan melaut.
Memperkuat Kebersamaan Masyarakat Pesisir
Kehadiran unsur pemerintahan, aparat, organisasi nelayan, dan tokoh masyarakat dalam kegiatan Sedekah Laut diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam mendukung kehidupan masyarakat pesisir.
Bagi warga Desa Pengaradan, tradisi ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Sedekah Laut juga menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat nelayan yang diwariskan dan dijaga bersama.
Dengan terselenggaranya kegiatan pada 11–14 Oktober 2026, masyarakat nelayan Kali Sebrogan berharap tradisi tersebut terus dilestarikan serta menjadi pengingat pentingnya rasa syukur, kebersamaan, dan upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan di Kabupaten Brebes.
(D. Miranoor)















