Jakarta, Dinamikanews.net – Pembalap Indonesia Mario Suryo Aji akan memulai balapan Moto2 Grand Prix Jepang 2026 dari posisi ke-21 setelah gagal melaju dari kualifikasi pertama (Q1) di Mobility Resort Motegi, Jepang, Sabtu.
Pembalap Idemitsu Honda Team Asia tersebut membukukan waktu 1 menit 47,77 detik dan berada di urutan ketujuh pada Q1 sehingga gagal memperoleh satu dari empat tiket menuju Q2.
Catatan tersebut menempatkan Mario pada posisi ke-21 secara keseluruhan dalam hasil kualifikasi, satu posisi di belakang rekan setimnya sekaligus pembalap tuan rumah Taiyo Furusato yang mencatat 1 menit 47,68 detik.
Mario sebenarnya mampu memperbaiki catatan waktunya dibandingkan penampilannya pada sesi Practice, Jumat (2/10), yang berakhir kurang ideal.
Pada Practice, pembalap asal Magetan, Jawa Timur, itu terjatuh di Tikungan 9 sehingga tidak bisa melanjutkan sesi dan kehilangan kesempatan memperbaiki catatan waktu. Mario akhirnya berada di posisi ke-25 dan harus mengawali kualifikasi melalui Q1.
Sementara itu, Izan Guevara tampil sebagai pembalap tercepat pada Q2 untuk mengamankan pole position.
Pembalap BLU CRU Pramac Yamaha Moto2 tersebut mencatat waktu 1 menit 46,85 detik untuk mengungguli Filip Salac yang menempati posisi kedua dengan 1 menit 46,90 detik.
Pemimpin klasemen sementara Manuel Gonzalez melengkapi baris terdepan setelah menempati posisi ketiga dengan catatan 1 menit 46,96 detik.
Daniel Holgado berada di posisi keempat, diikuti Tony Arbolino dan David Alonso yang akan mengisi baris kedua.
Alonso sempat berada di posisi teratas dalam sebagian besar Q2, tetapi tergeser pada putaran-putaran terakhir dan akhirnya harus puas berada di posisi keenam.















