BNPB: Jaringan Telekomunikasi-Air Bersih di NTT Masih Diakselerasi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dinamikanews.net – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan jaringan telekomunikasi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) kini berangsur pulih setelah sempat terganggu karena guncangan gempa bumi, sementara pemulihan sarana air bersih dan prasarana umum terus diakselerasi.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa pulihnya jaringan telekomunikasi ini turut menunjang aktivitas masyarakat serta koordinasi tanggap darurat bencana.

“Di wilayah NTT relatif normal dengan seluruh 735 site Telkomsel telah recover. Layanan internet kembali normal, serta jaringan backbone tetap terlayani menggunakan jalur cadangan,” kata dia, namun untuk jaringan kabel fiber optik bawah laut ruas Ende-Tente di Manggarai hingga saat ini proses perbaikan teknisnya masih terus berlangsung.

Baca Juga :  BNPB: Banjir Landa Tiga Provinsi Akibat Hujan Deras 24 jam Terakhir

Di samping itu, ia memastikan bahwa BNPB akan berkoordinasi secara erat dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam menjamin ketersediaan serta pendistribusian air bersih bagi warga penyintas bencana.

Dalam hal ini ada tiga daerah terdampak gempa bumi yang diprioritaskan antara lain di Kabupaten Ende, Kabupaten Nagekeo, dan Kabupaten Sikka.

Kementerian PU, kata dia, juga sedang menangani perbaikan fisik pada dua bendungan, dua daerah irigasi, serta dua sumur terdampak, disertai asesmen menyeluruh terhadap infrastruktur sumber daya air dan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Baca Juga :  Keluarga Besar Pupus & Suci Gelar Buka Puasa Bersama di Hotel Yasmin Binong

Selama proses berlangsung pemerintah turut menyiagakan satu unit drilling rig dan dua unit truck crane di Workshop SNVT Air Tanah dan Air Baku Flores Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II untuk mendukung penanganan darurat dan pemulihan infrastruktur secara optimal.

“Guna mempercepat pemulihan di lapangan, sebanyak 13 unit ekskavator telah dikerahkan, antara lain masing-masing satu unit di Mbai, Kabupaten Manggarai Barat, dan Nangaroro,” cetusnya.

 

Berita Terkait

BKSDA Kaltim Pastikan Perawatan Medis Bagi Bayi Orangutan
Geger! Kerangka Manusia Diduga Perempuan Ditemukan di Rumah Kosong Limbangan Wetan Brebes
Gunung Semeru Tiga Kali Erupsi Dengan Tinggi Letusan hingga 1 km
Rekomendasi Akhir Pekan Di Jakarta, Festival Literasi Hingga Musik
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Ditahan KPK, Uang Rp1,9 Miliar Disita dalam OTT
Konsep Cegah Sengketa Informasi, Pemkab Brebes Dorong Transparansi Anggaran Desa
UIN Jakarta Didaulat Sebagai Kampus Pendukung Zakat Terbaik
Warga Margadana Kota Tegal Tegal Nikmati Diskon PBB Lebih dari 50%, Apakah Pemda Brebes Bisa Demikian?!
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:18 WIB

BKSDA Kaltim Pastikan Perawatan Medis Bagi Bayi Orangutan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Gunung Semeru Tiga Kali Erupsi Dengan Tinggi Letusan hingga 1 km

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Rekomendasi Akhir Pekan Di Jakarta, Festival Literasi Hingga Musik

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:28 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Ditahan KPK, Uang Rp1,9 Miliar Disita dalam OTT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Konsep Cegah Sengketa Informasi, Pemkab Brebes Dorong Transparansi Anggaran Desa

Berita Terbaru

Berita

BKSDA Kaltim Pastikan Perawatan Medis Bagi Bayi Orangutan

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:18 WIB