Jember, Dinamikanews.net – Bermain di hadapan publik sendiri tak membuat skuad UKM Pencak Organisasi Universitas Jember goyah. Justru sebaliknya, para pesilat kampus Tegalboto tampil penuh percaya diri dan berhasil mengukir prestasi gemilang pada Kejuaraan Nasional Pencak Organisasi IV/2025 di GOR PKSPO Jember.
Dalam kejuaraan tingkat nasional itu, UNEJ mengamankan satu medali emas, lima perak, sekaligus satu gelar bergengsi Pesilat Terbaik, hasil yang menegaskan kualitas pembinaan pencak silat di lingkungan kampus.
Medali emas diraih Ananda Bintang Ferdiansyah, mahasiswa Teknologi Industri Pertanian angkatan 2023. Turun di kelas B Dewasa Putra, Bintang tampil dominan hingga partai puncak dan akhirnya dinobatkan sebagai pesilat terbaik kejurnas.
“Finalnya sangat ketat. Lawan bermain agresif, jadi saya memilih lebih taktis dan menunggu celah untuk melakukan serangan balik. Saya hanya mengikuti arahan pelatih dan berusaha tetap fokus,” ucap Bintang saat ditemui di kampus, Senin (12/1/2026)
Selain Bintang, lima atlet UNEJ lainnya juga naik podium setelah meraih perak di berbagai nomor, mulai dari kategori tanding hingga seni tunggal. Mereka adalah Andrian Ramadani (Kelas H Dewasa Putra), Nur Laely Adenata dan Feby Rizqika Valintina (Seni Tunggal Dewasa Putri), Bayu Algozi (Seni Tunggal Dewasa Putra), serta M. Fahril Dwi Firmansyah (Kelas E Dewasa Putra).
Prestasi tersebut merupakan buah dari persiapan intensif yang digelar tim selama sekitar satu bulan sebelum kejurnas berlangsung pada 5–7 Desember 2025. Latihan fisik, teknik, strategi, hingga sparring rutin dijalani tiga kali sepekan dan ditingkatkan menjelang hari pertandingan.
Namun, perjuangan para atlet tidak hanya terjadi di arena. Sebagai mahasiswa, mereka juga harus berpacu dengan jadwal kuliah dan risiko cedera.
“Kuncinya manajemen waktu. Kuliah tetap prioritas, lalu sisa waktu kami pakai untuk latihan. Capek pasti, tapi dengan dukungan teman, pelatih, dan dosen, semua bisa dijalani,” ujar Bintang.











