Relawan Gertak Dan LSM Hati Kita, Mempertanyakan Laporan Manipulasi Perhitungan Suara Caleg DPR RI Pemilu 2024

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

module: a;
hw-remosaic: 0;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: Hdr;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 91.0;
hist255: 0.0;
hist252~255: 0.0;
hist0~15: 0.0;

module: a; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Hdr; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 91.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Brebes, Dinamikanews.net – Sejumlah anggota LSM Hati Kita bersama relawan Gertak mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes, Rabu (24/12/2025). Kedatangan mereka di kantor Kejaksaan Brebes untuk mempertanyakan tindak lanjut laporan penggelembungan suara dan penyalahgunaan kewenangan pada Pemilu 2024 yang telah diputus oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Laporan tersebut berkaitan dengan putusan DKPP Nomor 222-PKE-DKPP/IX/2024 tertanggal 23 Desember 2024, yang sebelumnya telah dilaporkan ke Kejaksaan sejak 3 Februari 2024. Namun hingga kini, mereka mengaku belum memperoleh kejelasan terkait hasil pemeriksaan.

Para anggota LSM dan relawan tiba di kantor Kejari Brebes sekitar pukul 13.00 WIB dengan menggunakan sepeda motor. Mereka datang secara tertib dan menyampaikan maksud kedatangan kepada petugas kejaksaan.

Perwakilan relawan Gertak, Selamet Maryoko yang akrab disapa Bang Jarot mengatakan proses hukum atas laporan tersebut terkesan berjalan di tempat meski sudah ada putusan dari DKPP.

Baca Juga :  BPBD Kota Tangerang Latih Siswa MI Al Ma'mur Ciledug Penanggulangan Bencana Kebakaran

“Kasus penggelembungan suara caleg DPR RI  Dapil IX nomor 8 Shintya Indra Kusuma dari PDIP serta penyalahgunaan kewenangan pada Pemilu lalu itu sudah diputus oleh DKPP. Namun sampai sekarang kami belum menerima jawaban apa pun terkait hasil pemeriksaan di Kejaksaan,” kata Jarot.

Menurut Jarot, laporan tersebut telah berjalan hampir satu tahun tanpa kejelasan tindak lanjut. Ia menilai situasi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait keseriusan penegakan hukum dalam perkara pemilu. Meski keterangan dari pihak kejaksaan karena banyaknya kasus yang masuk di tahun 2025, namun itu bukan suatu alasan penyebab kelambanan.

Baca Juga :  Repotnya Mengurus Klaim BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang Kabupaten Tangerang

“Ini sudah lebih dari setahun. Putusannya sudah ada, tapi proses hukumnya seperti berhenti. Karena itu, jika memang tidak ada kejelasan, kami terpaksa akan melanjutkan laporan ini ke Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah di Semarang,” ujarnya.

Jarot menambahkan, pihak Kejaksaan Negeri Brebes menyampaikan akan memberikan jawaban resmi pada Pebruari 2026. Meski demikian, relawan Gertak menyatakan akan menunggu hingga batas waktu tersebut.

“Kami tunggu sampai Pebruari. Kalau pada bulan itu belum juga ada jawaban atau kejelasan, kami memastikan akan membawa persoalan ini ke Kajati Semarang,” kata Jarot menegaskan.

Hingga berita ini ditulis, pihak Kejaksaan Negeri Brebes belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan laporan yang disampaikan oleh relawan Gertak dan LSM Hati Kita. (D. Miranoor)

Berita Terkait

62 SPPG Di Tangerang Ditutup Karena Tak Kantongi SLHS
105 Pelajar Ikut Turnamen Catur Pasar Modern Paramount di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang 
Menko Pangan Zulkifli Hasan Resmi Buka Festival Bawang Merah Brebes, Dorong Komoditas Unggulan Menuju Pasar Luas
Live Mural, Gus Bill Angkat Identitas Brebes Lewat Seni Jalanan Yang Bertajuk “Mata Hati Bawang Merah”
ASAL USUL KOTA TEGAL: DARI PELABUHAN KECIL MENJADI KOTA PERDAGANGAN
BPOM Ungkap 31 Nama Obat Herbal Hingga Suplemen Kesehatan Ilegal
Bupati Maesyal Dukung Pembentukan Satgas Anti Rentenir Hingga Dorong Akses Kemudahan Permodalan 
Presiden Prabowo Siapkan Bonus Rp3 Miliar bagi Peraih Emas Asian Games 2026

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 18:02 WIB

62 SPPG Di Tangerang Ditutup Karena Tak Kantongi SLHS

Sabtu, 12 September 2026 - 16:50 WIB

105 Pelajar Ikut Turnamen Catur Pasar Modern Paramount di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang 

Sabtu, 12 September 2026 - 12:39 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Resmi Buka Festival Bawang Merah Brebes, Dorong Komoditas Unggulan Menuju Pasar Luas

Sabtu, 12 September 2026 - 07:27 WIB

Live Mural, Gus Bill Angkat Identitas Brebes Lewat Seni Jalanan Yang Bertajuk “Mata Hati Bawang Merah”

Sabtu, 12 September 2026 - 05:17 WIB

ASAL USUL KOTA TEGAL: DARI PELABUHAN KECIL MENJADI KOTA PERDAGANGAN

Berita Terbaru

Berita

62 SPPG Di Tangerang Ditutup Karena Tak Kantongi SLHS

Sabtu, 12 Sep 2026 - 18:02 WIB