Bupati Tangerang Dorong Instruktur PMII Jadi Katalisator Pembangunan SDM Unggul di Era Disrupsi

Minggu, 21 Desember 2025 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Tangerang, Dinamikanews.net— Bupati Tangerang H. Moch. Maesyal Rasyid menekankan pentingnya peran instruktur organisasi kepemudaan, khususnya Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing di tengah semakin banyaknya disrupsi teknologi dan era post-truth.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat menutup Pelatihan Instruktur Wilayah (PIW) PKC PMII Provinsi Banten yang digelar di Aula Gedung Diklat Kitri Bakti, Curug, Minggu (21/12/25).

“Instruktur PMII memiliki peran strategis sebagai penjaga nalar sehat dan nilai keadaban. Perkembangan teknologi digital dan derasnya arus informasi telah membawa perubahan besar, namun juga memunculkan fenomena post-truth, di mana fakta sering kali kalah oleh opini dan emosi. Kondisi ini membutuhkan figur-figur penjernih di tengah masyarakat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Baca Juga :  Menag: Jadikan Tahun Baru Hijriah Momentum Transformasi Diri & Sosial

Menurut dia, instruktur tidak hanya berfungsi sebagai pengajar materi kaderisasi, tetapi juga sebagai pembentuk pola pikir, sikap, dan karakter kader PMII agar memiliki integritas, literasi digital yang baik, serta kepedulian sosial.

“Kegiatan PIW merupakan ruang kaderisasi intelektual dan kepemimpinan sekaligus juga investasi strategis dalam mencetak kader dan instruktur yang mampu menjawab tantangan zaman,” ungkapnya

Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa pembangunan Kabupaten Tangerang ke depan tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang menyambut baik dan mendukung penuh upaya kaderisasi yang dilakukan organisasi kepemudaan.

Baca Juga :  Yakinnya Haidar Alwi Prabowo-Gibran Mampu Lanjutkan Tahap Kedua IKN 2024-2029

“Kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan merupakan kunci keberhasilan pembangunan. Pemerintah membutuhkan pemikiran kritis, inovasi, serta kontrol sosial yang konstruktif dari kalangan pemuda dan mahasiswa,” tambahnya.

Dia berharap Pelatihan Instruktur Wilayah ini (PIW) tersebut nantinya mampu melahirkan instruktur-instruktur PMII yang visioner, adaptif terhadap perubahan, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah dan Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsadan bernegara.

 

Berita Terkait

TABRAKAN KA ARGO BROMO ANGGRÉK & KRL DI BEKASI TIMUR
Kebakaran di Joglo Jakbar, Warga Dengar Bunyi Ledakan Dari Usaha Mebel
Lahan Diserobot, Warga Laporkan Sentul City ke Polda Jabar
Gerak Cepat Polres Brebes Ungkap Kasus Narkotika di Bumiayu, Sita Sabu dan Barang Bukti Lainnya
KASUS FASILITAS MEWAH LAPAS CIBINONG MEMANAS  
Menkes: Positivity Rate Influenza 56 Persen Pada M-38 Masih Medium
PEREDARAN ROKOK ILEGAL MENGANCAM, PEMKAB BREBES GELAR ANTISIPASI TOTAL  
Karang Taruna Gelar Baksos di Panti Asuhan Amanah Assodiqiyah

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 05:52 WIB

TABRAKAN KA ARGO BROMO ANGGRÉK & KRL DI BEKASI TIMUR

Selasa, 29 September 2026 - 18:33 WIB

Kebakaran di Joglo Jakbar, Warga Dengar Bunyi Ledakan Dari Usaha Mebel

Selasa, 29 September 2026 - 17:05 WIB

Lahan Diserobot, Warga Laporkan Sentul City ke Polda Jabar

Selasa, 29 September 2026 - 15:59 WIB

Gerak Cepat Polres Brebes Ungkap Kasus Narkotika di Bumiayu, Sita Sabu dan Barang Bukti Lainnya

Selasa, 29 September 2026 - 05:11 WIB

KASUS FASILITAS MEWAH LAPAS CIBINONG MEMANAS  

Berita Terbaru

Berita

TABRAKAN KA ARGO BROMO ANGGRÉK & KRL DI BEKASI TIMUR

Rabu, 30 Sep 2026 - 05:52 WIB

Berita

KASUS FASILITAS MEWAH LAPAS CIBINONG MEMANAS  

Selasa, 29 Sep 2026 - 05:11 WIB