Ini Penjelasan Kades Cisereh Terkait Tudingan Kelompok Tani Tunas Mekar Yang Tidak Pernah Mendapatkan Bantuan.

Senin, 15 Desember 2025 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala desa Cisereh kecamatan Tigaraksa memberikan tanggapan terkait tuduhan kelompok tani (POKTAN) yang menurut mereka selama 17 tahun tidak pernah mendapat bantuan dari desa.

“Menurut mereka dari tahun 2008 kelompok tersebut tidak pernah mendapat bantuan dari pihak desa sedangkan saat itu kades yang menjabat mulai dari kades Anim, setelah itu di pimpin oleh Kardi, dilanjutkan oleh PLH Irwan selama 1 tahun lebih. Sedangkan kami baru masuk menjabat akhir tahun 2018,”ucap kades Cisereh

Baca Juga :  Sedekah Bumi Desa Krakahan, Asrofi: Simbol Pelestarian Budaya Lokal

Ia juga menambahkan, sedangkan kelompok tani tersebut kami tidak tahu keberadaannya, sebab selama saya menjabat mereka tidak pernah datang untuk konfirmasi bahwa mereka itu kelompok tani yang terdaftar di desa

Bahkan sampai saat ini. Mereka tidak pernah mengajukan permohonan bantuan apapun perihal kebutuhan kelompok tani tersebut.seperti peralatan pertanian dan lainnya.

“Baru setelah kami ingin membentuk kelompok tani baru. Baru muncul kembali nama kelompok tani tersebut. Bahkan yang kami dengar sebagian anggotanya sudah pada meninggal dunia,”ucap Iik sapaan akrabnya

Baca Juga :  Asrofi Yakin Raih Rekomendasi PKB untuk Pilkada Brebes, ini Alasannya

Bahkan yang kami dengar kelompok tani tersebut sudah mempunyai dua buah mesin traktor. Apabila petani ingin menggunakan traktor tersebut harus sewa,

yang lebih parah lagi. Ada warga jambu mengatakan, Ada sebagian warga yang di minta KTPnya untuk mengambil pupuk subsidi, tapi setelah ada pupuk tersebut warga yang di minta KTP tidak mendapatkan pupuk tersebut

 

 

 

Berita Terkait

Sambut HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Ratusan Anak Ikuti Khitanan Massal di RSUD Tigaraksa
Krisis Air Bersih Brebes Makin Meluas, 49.518 Jiwa Sudah Dilayani
BPN Pastikan Pengadaan Tanah Tol Serbaraja Dilaksanakan Transparan
Krisis Air Bersih Meluas di Brebes, 19 Desa Minta Bantuan Air
20 Rumah Rusak Akibat Gempa Sumba Barat Daya
Kekeringan Brebes Makin Meluas, Petani Terancam Gagal Panen Akibat Kemarau Panjang
Aktivis Desa Cirarab Desak Pembayaran Ganti Rugi Trase Jalan Tol Serbaraja Dipercepat.
Perkuat Birokrasi dan Layanan Publik, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid Rotasi Pejabat Tinggi Pratama Eselon II

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Sambut HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Ratusan Anak Ikuti Khitanan Massal di RSUD Tigaraksa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:50 WIB

Krisis Air Bersih Brebes Makin Meluas, 49.518 Jiwa Sudah Dilayani

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:16 WIB

BPN Pastikan Pengadaan Tanah Tol Serbaraja Dilaksanakan Transparan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:19 WIB

Krisis Air Bersih Meluas di Brebes, 19 Desa Minta Bantuan Air

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:19 WIB

20 Rumah Rusak Akibat Gempa Sumba Barat Daya

Berita Terbaru

Berita

Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:38 WIB