Bupati Tangerang Ajak Sinergi Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Rabu, 18 Juni 2025 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, Dinamikanews.net– Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, membuka pertemuan Tim Gerakan Penyelamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir Kabupaten Tangerang pada Rabu (18/6/25).

Pertemuan ini bertujuan memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Tangerang.

Bupati Maesyal Rasyid menekankan kesehatan ibu dan bayi sebagai fondasi utama bagi generasi sehat dan berkualitas. Gerakan ini sudah berjalan sejak 2014, dan timnya resmi dibentuk melalui SK Bupati Nomor 441/Kep.246-Huk/2022.

“Gerakan ini memiliki tiga kelompok kerja utama: peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, penguatan sistem rujukan dan akuntabilitas pelayanan, serta pemberdayaan masyarakat,” jelas Bupati Maesyal.

Komitmen Pemkab Tangerang Wujudkan Generasi Emas 2045

Bupati Maesyal menyatakan gerakan ini berperan strategis dalam mempersiapkan generasi emas Indonesia 2045. Ia berharap setiap kelompok kerja menjalankan tugasnya optimal untuk mencapai target penurunan angka kematian ibu dan bayi.

Baca Juga :  BRI Kebon Jeruk Selenggarakan Acara Senam Pagi untuk Tingkatkan Kesehatan dan Kebersamaan

“Pemerintah Kabupaten Tangerang telah melakukan berbagai upaya, termasuk melibatkan berbagai komponen dalam tim ini. Tujuannya adalah meningkatkan komitmen bersama untuk terus berperan aktif dalam derajat kesehatan ibu dan bayi,” ujar Bupati Maesyal.

Bupati juga mengapresiasi dedikasi seluruh jajaran perangkat daerah, tenaga kesehatan, dan mitra yang berkontribusi dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

“Mari terus jaga semangat kerja sama, gotong royong, dan kolaborasi mewujudkan pelayanan kesehatan ibu dan anak yang optimal,” tambahnya.

Evaluasi dan Tindak Lanjut Program Penyelamatan Ibu dan Bayi

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Muchlis, menjelaskan pertemuan ini menjadi sarana monitoring dan evaluasi berkala. Tujuannya merumuskan tindak lanjut atas temuan dan hambatan di lapangan.

Baca Juga :  Pantauan Peningkatan Volume Lalu Lintas Transaksi Gerbang Tol Di Ruas Tol Jabotabek dan Jawa Barat Pada H-7 s.d H-4 Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

Selain itu, pertemuan ini membahas hasil rekomendasi audit maternal perinatal 2025 dan rencana tindak lanjut program penyelamatan ibu dan bayi.

“Tujuan pertemuan ini, selain monitoring dan evaluasi, juga untuk penyampaian program tindak lanjut pertemuan Tim Gerakan Penyelamatan Bayi yang akan diselenggarakan Oktober 2024,” ungkap dr. Muchlis.

Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui pertemuan ini semakin mempertegas komitmennya menciptakan pelayanan kesehatan optimal bagi ibu dan anak. Seluruh komponen masyarakat diajak menjaga kesehatan ibu hamil, ibu melahirkan, dan bayi baru lahir.

Harapannya, Gerakan Penyelamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir ini berjalan lancar dan memberi manfaat besar bagi kesehatan generasi penerus di Kabupaten Tangerang.

Berita Terkait

H. Dede Ajak Warga Binong Ramaikan Tarhib Ramadan 1447 H dan Santunan 680 Anak Yatim
Masyarakat Hukum Adat Gelar FGD. Bahas Legalitas Tanah Ulayat dan Sertifikasi Tanah Adat Kasepuhan Banten Kidul
Sapala Consultant Buka Kantor Ke-4 di Bogor: Ekspansi Layanan, Perkuat Kepercayaan Publik
Buka Tangerang TAXPO 2026, Bupati Tangerang Dorong Budaya Sadar Pajak di Ruang Publik
Menekan Lonjakan Harga Pangan Saat Menjelang Ramadhan, Pemkab Brebes Membuka Pasar Murah
Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua
Bakti Sosial Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS), PC Brebes Dari Pusat Kota Sampai Tepian Desa
BNN Kolaborasi Dengan PMI Gelar Aksi Donor Darah “Bersama Kita Peduli”

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 12:40 WIB

H. Dede Ajak Warga Binong Ramaikan Tarhib Ramadan 1447 H dan Santunan 680 Anak Yatim

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:34 WIB

Masyarakat Hukum Adat Gelar FGD. Bahas Legalitas Tanah Ulayat dan Sertifikasi Tanah Adat Kasepuhan Banten Kidul

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:27 WIB

Sapala Consultant Buka Kantor Ke-4 di Bogor: Ekspansi Layanan, Perkuat Kepercayaan Publik

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:42 WIB

Menekan Lonjakan Harga Pangan Saat Menjelang Ramadhan, Pemkab Brebes Membuka Pasar Murah

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:44 WIB

Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua

Berita Terbaru