Kabupaten Tangerang Gencar Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Rabu, 11 Juni 2025 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Dinamikanews.net — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Tangerang terus menggencarkan upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui program-program terstruktur serta kolaborasi lintas sektor.

Komitmen ini diwujudkan untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi perempuan dan anak di wilayah Kabupaten Tangerang.

DPPPA melibatkan berbagai elemen masyarakat hingga instansi pemerintahan dan sektor swasta, guna meningkatkan kesadaran dan kepedulian bersama terhadap isu kekerasan. Langkah ini dilakukan untuk menekan angka kasus kekerasan serta memastikan perempuan dan anak dapat hidup lebih aman dan sejahtera.

Kepala DPPPA Kabupaten Tangerang, Asep Suherman, menegaskan bahwa upaya perlindungan perempuan dan anak tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja.

“DPPPA tidak bisa bekerja sendiri. Pencegahan dan penanganan kekerasan harus dilakukan secara kolaboratif, melibatkan seluruh instansi dan lembaga terkait, baik dari unsur pemerintah maupun nonpemerintah,” ujarnya saat diwawancarai Tim Liputan Diskominfo, Rabu (11/06/2025).

Baca Juga :  Pengiriman Sabu 12 Kg Di Gagalkan Polda Jateng Dan Amankan 1 Tersangka Residivis Narkoba

Menurutnya, kerja sama yang solid dan berkelanjutan sangat penting untuk membangun sistem perlindungan yang efektif. Setiap institusi yang bergerak di bidang perlindungan perempuan dan anak diharapkan mampu berkontribusi dalam upaya pencegahan maupun penanganan awal terhadap korban kekerasan.

Lebih lanjut, Asep menyampaikan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi isu serius yang memerlukan perhatian semua pihak. Berdasarkan data yang dihimpun DPPPA, kasus kekerasan mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, baik dari segi jumlah maupun jenis kekerasannya.

“Data menunjukkan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Tangerang masih sangat mengkhawatirkan. Oleh karena itu, dibutuhkan penanganan yang cepat, tepat, akurat, terpadu, dan komprehensif,” jelasnya.

Sebagai bentuk komitmen, DPPPA Kabupaten Tangerang telah menginisiasi Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Perlindungan Perempuan dan Anak. Kegiatan ini menghadirkan Deputi Perlindungan Hak Perempuan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) sebagai narasumber utama.

Baca Juga :  Para Pegiat Keagamaan Adalah Garda Terdepan Pembinaan Akhlak Umat, Perlu Wujudkan Sinergi dan Moderasi 

Rapat tersebut melibatkan berbagai instansi strategis, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Polresta Tangerang, Polres Metro Tangerang Kota, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Agama Tigaraksa, BAPAS, MUI, LPA, LPAI, RSUD Balaraja, RSUD Tigaraksa, serta perwakilan dari 10 kecamatan dengan tingkat kasus kekerasan tertinggi.

“Melalui koordinasi lintas sektor ini, diharapkan persepsi dan langkah-langkah pencegahan maupun penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat disamakan. Sinergi ini menjadi kunci agar penanganan kasus lebih efektif dan layanan kepada korban dapat ditingkatkan,” imbuhnya.

Asep menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa DPPPA Kabupaten Tangerang akan terus memperkuat peran dan fungsi koordinatifnya agar lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan dapat benar-benar terwujud bagi seluruh perempuan dan anak di Kabupaten Tangerang.

Berita Terkait

Gunung Marapi Sumbar Kembali Erupsi Pada 1 Oktober 2026
PEMKAB BREBES GELAR UPACARA HARI KESAKTIAN PANCASILA SECARA SERENTAK
Apartemen Lapas Dibongkar, Tanahnya Tetap Milik Pemkab Bogor
Rabu Beres Bukan Sekedar Slogan, Tapi Jadi Forum Penyelesaian Masalah Warga, Bupati Brebes Minta OPD Bergerak Cepat
“Rantai Emas”, Sebuah Gagasan Yang Menjadi Wujud Komitmen untuk  Kontribusi nyata bagi Peternak Brebes
Pemkab Tangerang Pastikan Tidak Ada Penyegelan Rumah Ibadah GKPI Rajeg
Kebakaran di Joglo Jakbar, Warga Dengar Bunyi Ledakan Dari Usaha Mebel
Lahan Diserobot, Warga Laporkan Sentul City ke Polda Jabar
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Gunung Marapi Sumbar Kembali Erupsi Pada 1 Oktober 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:16 WIB

PEMKAB BREBES GELAR UPACARA HARI KESAKTIAN PANCASILA SECARA SERENTAK

Rabu, 30 September 2026 - 16:53 WIB

Apartemen Lapas Dibongkar, Tanahnya Tetap Milik Pemkab Bogor

Rabu, 30 September 2026 - 11:16 WIB

“Rantai Emas”, Sebuah Gagasan Yang Menjadi Wujud Komitmen untuk  Kontribusi nyata bagi Peternak Brebes

Rabu, 30 September 2026 - 10:22 WIB

Pemkab Tangerang Pastikan Tidak Ada Penyegelan Rumah Ibadah GKPI Rajeg

Berita Terbaru