Ridwan Memilih Fokus Terlibat di Strategis Food Estate, untuk Pengembangan Optimalisasi Lahan Pangan

Senin, 2 September 2024 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Parigi Moutong, Dinamikanews.net – Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Parigi Moutong yang juga Ketua Umum Pemuda Tani Indonesia (PTI) Kabupaten Parigi Moutong Moh. Ridwan Nontji, SE., MBA.,  batal maju Pilkada Kabupaten Parigi Moutong 2024.

Putra Tokoh Masyarakat Kecamatan Ongka Malino Haji Nontji (Alm.) ini lebih memilih fokus dalam Komcad (Komando Cadangan) Strategis Food Estate, untuk Pengembangan Optimalisasi Lahan Kawasan Pangan Indonesia. Terutama di Wilayah Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Parigi Moutong, demi mencegah ancaman krisis pangan.

Baca Juga :  Danrem 031/WB Hadiri Simulasi Sispamkota Operasi Praja Lancang Kuning 2024

“Selain itu saya akan fokus untuk berbisnis dan menghabiskan banyak waktu untuk keluarga dan masyarakat petani,” Ridwan Nontji kepada wartawan senior Syafrudin Budiman SIP, Sabtu (31/8/2024).

Kata dia, sektor pertanian mempunyai peranan yang sangat penting dalam membangun perekonomian nasional. Termasuk perekonomian daerah, karena sektor pertanian berfungsi sebagai penyedia bahan pangan untuk ketahanan pangan masyarakat dan sumber bioenergi.

Selain itu sebagai instrumen pengentasan kemiskinan, penyedia lapangan kerja, serta sumber pendapatan masyarakat.

“Penyediaan pangan berkualitas, sehat dan bernilai gizi tinggi yang dihasilkan dari sektor pertanian diharapkan mampu mengatasi stunting, meningkatkan kualitas kesehatan dan kecerdasan masyarakat,” tukas Ridwan sapaan akrabnya.

Baca Juga :  KPU Kabupaten Purbalingga Terima Pendaftaran Hari Ketiga Pasangan Bapak H. Fahmi M. Hanif beserta Bapak Dimas Prasetyahani, SE.,M.M

Terakhir kata Ridwan, dirinya akan mengoptimalkan peningkatan produksi dan produktivitas, serta mutu produk pertanian tanaman pangan dan hortikultura. Tentunya secara berkelanjutan, berbasis inovasi teknologi, yang bersumber daya lokal.

“Perlu juga pertanian berwawasan lingkungan dan berdaya saing melalui pendekatan sistem agribisnis dan kemandirian pangan,” pungkas Aktivis Aliansi Relawan Prabowo Gibran (ARPG) Sulawesi Tengah ini.

Berita Terkait

Sambut HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Ratusan Anak Ikuti Khitanan Massal di RSUD Tigaraksa
Krisis Air Bersih Brebes Makin Meluas, 49.518 Jiwa Sudah Dilayani
BPN Pastikan Pengadaan Tanah Tol Serbaraja Dilaksanakan Transparan
Krisis Air Bersih Meluas di Brebes, 19 Desa Minta Bantuan Air
20 Rumah Rusak Akibat Gempa Sumba Barat Daya
Kekeringan Brebes Makin Meluas, Petani Terancam Gagal Panen Akibat Kemarau Panjang
Aktivis Desa Cirarab Desak Pembayaran Ganti Rugi Trase Jalan Tol Serbaraja Dipercepat.
Perkuat Birokrasi dan Layanan Publik, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid Rotasi Pejabat Tinggi Pratama Eselon II

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Sambut HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Ratusan Anak Ikuti Khitanan Massal di RSUD Tigaraksa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:50 WIB

Krisis Air Bersih Brebes Makin Meluas, 49.518 Jiwa Sudah Dilayani

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:16 WIB

BPN Pastikan Pengadaan Tanah Tol Serbaraja Dilaksanakan Transparan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:19 WIB

Krisis Air Bersih Meluas di Brebes, 19 Desa Minta Bantuan Air

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:19 WIB

20 Rumah Rusak Akibat Gempa Sumba Barat Daya

Berita Terbaru